13 October 2012

Proses pembuatan kabel LAN CROSS dan STRAIGHT

 Peralatan dan Bahan
a. Peralaratan
1. Crimping tools
2. Tester checker
3. Switch / Hub
b. Bahan
1. Kabel UTP
2. Konektor RJ45

  Cara Kerja
1. Menyusun warna kabel
                        Potong kulit kabel kira kira 5 cm untuk memudahkan dalam proses penyusunan warna dan ratakan ujung kabel dengan pisau pemotong kabel di crimping.

            a. menyusun warna kabel Straight
                        kabel straight adalah kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya. Jadi intinya pin 1 pada salah satu ujung kabel akan terhubung dengan pin 1 dengan ujung yang satu lagi dan seterusnya.
                 Dalam praktikum yang saya kerjakan, saya menggunakan susunan warna yang berbeda dengan yang standar. Tapi intinya tetap sama.

                 Susunan warna kabel Straight :
1.      Putih Orange
2.      Orange
3.      Putting Hijau
4.      Hijau
5.      Putih biru
6.      Biru
7.      Putih Coklat
8.      Coklat

Kabel Straight berguna untuk menguhubungkan komputer ke switch
Sudah dilakukan tes dengan tester, proses jalannya kabel  ini adalah
1 – 1, 2 – 2, 3 – 3, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 6, 7 – 7, 8 – 8

b. Menyusun kabel Cross
     menyusun warna pada kabel cross harus disesuaikan dengan kabel straight yang dibuat diawal. Karena kabel straight yang saya buat diawal dengan warna Putih Orange – orange, Putih hijau – Hijau, Putih Biru – Biru, Purih Coklat – Coklat maka

susunan warna pada kabel Crossnya adalah :
1.         Putih Hijau
2.         Biru
3.         Putih Orange
4.         Hijau
5.         Putih Biru
6.         Orange
7.         Putih Coklat
8.         Coklat
Sudah dilakukan tes dengan tester, proses jalannya kabel ini adalah
1 – 3;  2 – 6;  3 – 1;  4 – 4;  5 – 5;  6 – 2;  7 – 7;  8 – 8;

2. Memasang RJ45
            Setelah warna selesai disusun, masukan kabel yang telah disusun warnanya ke konektor RJ45. Posisi konektor waktu kita akan mesukan kabel adalah katup konektor harus berada di bawah. Ratakan ujung kabel dengan pisau pemotong kabel yang ada di crimping lalu masukan kabel ke konektor RJ45 sampai ke dalam, sebelum di crimping pastikan kabel sudah pas masuk atau terpasang kedalam konektor RJ45. Setelah itu lakukan proses crimping.
3. Proses Crimping
            Setelah kabel dipasangkan dengan konektor RJ45 kita melakukan proses crimping yang berguna mengunci konektor dengan kabel supaya kabel lan bisa dipakai. Masukan konektor yang sudah dipasangkan dengan kabel ke crimping, pilih dulu dudukan konektornya di crimping, karena kita menggunakan RJ45 pilih RJ45, lalu apit konektor tersebut sampai berbunyi “clik”, kalau sudah kabel LAN sudah siap untuk di uji dengan tester.
4. Tester Checker
            Setelah kabel berhasil dicrimp, tes kabel yang dibuat dengan tester tersebut, tester berguna untuk mengecek betul atau salah proses jalannya kabel yang dibuat tersebut. Lampu tester akan hidup apabila hubungan antara ujung  ke ujung sesuai dengan urutan warna yang telah ditentukan. Jika di kabel lampunya hidup secara acak dengan urutan angka 1 – 3, 2 – 6, 3 – 1, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 2, 7 – 7, 8 – 8, berarti kabel yang disusun betul. Dan pada kabel straight lampunya hidup secara berurutan dengan urutan angka 1 – 1, 2 – 2, 3 – 3, 4 – 4, 5 – 5, 6 – 6, 7 – 7, 8 – 8, berarti kabel yang disusun betul

12 October 2012

Praktikum Pembuatan PC-Router

Langakah-langkahnya :
a.         Hidupkan PC dengan Sistem Opersasi Linux Slacware
b.        Menggunakan konsole lakukan setting file rc.inet1.conf
-          Masuk kedalam rc.inet1.conf caranya ketikkan :
cd /etc/rc.d/
pico /rc.inet1.conf
-       Masukkan konfigurasi IP dan netmask yang digunakan kedalam rc.inet1.conf sesuai dengan eth (ethernet) yang terdeteksi oleh Sistem Operasi
-        Dalam praktikum kali ini yang kami gunakan adalah sebagai berikut
IP eth0 = 192.168.0.240
Netmask = 255.255.255.0
IP eth1 = 192.168.2.1
Netmask = 255.255.255.0
Default Gateway = 192.168.0.1
-        Untuk saving tekan ctrl+o
-        Untuk keluar dari editor tekan ctrl+x
c.         Memasukkan IP pada setiap ethernet
-        Masukkan konfigurasi sebagai berikut :
Ifconfig eth0 192.168.0.240 netmask 255.255.255.0
Ifconfigeth1 192.168.2.1 netmask 255.255.255.0
d.        Memberikan permition pada ip_forward (digunakan untuk memforward koneksi data antar client)
-        Masuk ke directori penyimpanan file ip_forward
     cd /etc/rc.d
chmod +x  /rc.ip_forward
-        Jalankan ip_forward
./rc.ip_forward start
-        Akan muncul permittion terhadap penggunaan Ipv4
e.         Melakukan setting DNS
-        Masuk direktory etc
cd /etc
pico /resolve.conf
-        Masukkan nameserver dari internet yang akan kita akses
Nameserver “202.69.96.123” /* IP provider internet*/
Nameserver “202.69.98.123”
-        Ketik ctrl+o untuk menyimpan  dan ctrl+x untuk keluar
-        Jalankan service DNS
cd /etc/rc.d
chmod +x ./rc/bind
./rc.bind start
f.         Proses Routing
-       Masukkan IP yang akan di routing menggunakan PC router sesuai dengan yang sudah dikonfigurasi kedalam ethernet tadi :
route add default gw 192.168.0.1 eth0
route add –net 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 dev eth0  /*broadcast eth0*/
route add –net 192.168.2.0 netmask 255.255.255.0 dev eth1  /*broadcast eth1*/
g.        Melakukan editing shell rc.local
-        Masuk ke directori etc dimana filerc.local berada
-        Melakukan setting iptables
cd /etc/rc.d
pico ./rc.local
iptables –A INPUT –i eth0 –j ACCEPT
iptables –A INPUT –i eth1 –j ACCEPT
iptables –A FORWARD –i eth1 –o eth0 –j ACCEPT
iptables –A FORWARD –i eth0 –o eth1 –j ACCEPT
iptables –A OUTPUT –o eth0 –j ACCEPT
iptables –A OUTPUT –o eth1 –j ACCEPT
iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.0.0/24 –d 0/0 –j MASQUERADE
-        Menjalankan rc.local
cd /etc
chmod +x ./rc.local
h.        Lakukan restart untuk menyimpan konfigurasi yang baru saja dilakukan
-       Ketikkan perintah berikut : Shutdown –r now
i.          Setelah PC menyala kembali lakukan hal berikut
Sambungkan 1 kabel Lan dimana ujung yang satu  menuju eth0 dan ujung lainnya ke internet
-       Sambungkan 1 kabel Lan lagi dimana ujung yang satu menuju eth1 dan ujung lainnya kedalam hub
-        Dari Hub, hubungkan setiap client dengan Lan yang ada
j.          Melakukan tes koneksi
-        Memasukkan IP kelas C pada client dan DNS server
Client 1 = 192.168.2.2
Client 2 =192.168.2.3
Client 3 =192.168.2.4
Isikan default gateway  192.168.2.1
-        Tes koneksi dengan melakukan ping kepada sesama  client
-        Tes koneksi dengan melakukan ping kepada eth0 dan eth1 dari client ke router dan sebaliknya
-        Lakukan koneksi dengan melakukan ping dari router ke www.google.com dan  
      www.yahoo.com
-        Jika sudah ada relpay coba lakukan akses internet dari client.